Menjemput Perubahan Karakter melalui Pondasi Shalat

Oleh: Moh. Alim, S.Pd.

Jumat, 23 Januari 2026, SMA Negeri 1 Kepohbaru telah berkumpul untuk mengenang perjalanan agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana disampaikan dalam sambutannya oleh Ibu Kepala Sekolah, bahwa peristiwa ini bukan sekadar mengenang sejarah masa lalu, melainkan pondasi utama untuk menumbuhkan karakter mulia bagi seluruh warga sekolah kita.


Dalam perjalanan Mi’raj, Diceritakan oleh Pembicara, Ustadz Muhammad Imam Zamroni, S.Pd.I, Rasulullah membawa pulang perintah shalat lima waktu, yang semula sehari semalam lima puluh waktu. Atas desakan beberapa Nabi yang ditemui selama perjalanan  pulang, Nabi Saw melakukan permohonan kembali kepada Allah Swt, hingga sampailah jumlah lima waktu dalam sehari semalam.

Kita perlu merenung kembali: Apakah fungsi dari pelaksanaan shalat lima waktu yang kita kerjakan setiap hari? Shalat bukanlah sekadar rutinitas lahiriah atau gerakan tanpa makna. Fungsi utama shalat adalah pembentukan akhlak mulia. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-'Ankabut · Ayat 45, yang artinya “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar.”

Shalat adalah sarana komunikasi batin yang melatih kejujuran, kedisiplinan, dan ketenangan. Shalat yang benar seharusnya terpancar dalam perilaku sehari-hari; bagaimana kita berbicara, bagaimana kita menghargai orang lain, dan bagaimana kita menjaga integritas diri.


Kita harus menyadari bahwa pendidikan itu dikatakan berhasil jika ada perubahan karakter yang lebih baik. Kecerdasan akademik tanpa kemuliaan akhlak hanyalah ilmu yang kehilangan arah. Sekolah ini bukan hanya tempat mengisi otak dengan informasi, melainkan sarana pelatihan untuk membentuk manusia yang memiliki kepedulian dan budi pekerti luhur.

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini harus melahirkan optimisme bahwa kita siap berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Kita tidak boleh terjebak dalam kesalahan masa lalu. Dengan memperbaiki kualitas shalat dan hubungan kita dengan sesama kita memiliki harapan baru untuk memperbaiki diri dan kita memiliki cita-cita mulia untuk menjadi insan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum untuk berjanji pada diri sendiri: bahwa hari besok harus lebih baik dari hari ini. Mari kita bangun pondasi karakter sekolah kita dengan kekuatan shalat dan semangat perubahan.


Bojonegoro, 26 Januari 2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siswa SMAN 1 Kepohbaru Belajar Jurnalisme hingga Unggah Berita di Blog

Sinergi Visi dan Misi, SMAN 1 Kepohbaru Gandeng Kodim 0813 Bojonegoro dalam Kegiatan Bintalsik 2026

Pelatihan Online Menulis Berita Bersama Pimpinan Utama Arusgiri Unugiri Bojonegoro